Hunter x Hunter (dok.Creative Design)

trimedianews.com – Bogor.Bagi mata yang belum terbiasa, Hunter x Hunter mungkin terlihat seperti petualangan ceria penuh warna. Namun, jangan tertipu oleh senyum lebar Gon Freecss. Di balik estetika petualangannya, terdapat sistem kekuatan paling logis dalam sejarah anime, dilema moral yang abu-abu, dan intensitas yang mampu membuat penonton menahan napas.

Sinopsis :
Gon Freecss, seorang bocah 12 tahun yang bercita-cita menjadi “Hunter” demi menemukan ayahnya, Ging, yang meninggalkannya sejak bayi. Dalam perjalanannya, Gon berteman dengan Killua Zoldyck (seorang pembunuh bayaran muda), Kurapika (penyintas terakhir suku Kurta), dan Leorio (calon dokter yang humoris).

Dekonstruksi Karakter Utama :
​Jika shonen klasik biasanya menampilkan tokoh utama yang moralnya selalu lurus, HxH berani menunjukkan sisi gelap Gon. Gon bukan pahlawan tradisional; dia adalah anak yang memiliki “ketulusan yang mengerikan.” Dia tidak peduli pada benar atau salah, melainkan pada apa yang menurutnya menarik atau adil bagi dirinya sendiri. Transformasinya di arc Chimera Ant adalah salah satu momen paling ikonik sekaligus traumatis dalam sejarah anime.

Apa yang Membuat HxH Berbeda?
​1. Sistem Kekuatan Paling Logis : Nen
​Hampir semua anime punya sistem kekuatan (seperti Chakra atau Ki), tapi Nen berada di level yang berbeda. Nen adalah sistem yang sangat teknis, di mana kekuatan tidak hanya berasal dari “teriakan lebih keras,” melainkan dari strategi, batasan (vows), dan konsekuensi.

​2. Antagonis dengan Kedalaman Karakter
​Di HxH, tidak ada penjahat yang “jahat hanya karena ingin jahat.” Tokoh seperti Hisoka Morow yang oportunis atau Meruem (Raja Chimera Ant) yang mengalami krisis eksistensial membuat penonton sering kali mempertanyakan moralitas tokoh utama itu sendiri.

​3. Alur Cerita yang Tidak Tertebak
​Togashi sering kali membanting stir narasi. Jika arc Hunter Exam terasa seperti petualangan klasik, arc Yorknew City berubah menjadi thriller kriminal, dan arc Chimera Ant berubah menjadi drama filosofis yang sangat gelap dan emosional.

Persahabatan Gon dan Killua
​Ini adalah jantung dari serial ini. Hubungan mereka bukan sekadar rekan setim, melainkan studi karakter tentang ketergantungan, trauma masa kecil (terutama Killua), dan bagaimana mereka saling mengubah satu sama lain—baik ke arah yang lebih baik maupun lebih gelap.

Referensi
https://kincir.com/movie/anime/4-alasan-mengapa-gon-dan-killua-adalah-potret-sahabat-sejati-hjo6xzgppxte/#

(Najma Meira Anindya – SMK Dewantara)

Tinggalkan Balasan