Bogor.Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Sindang Resmi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat,Senin kemarin.

Dalam peristiwa tersebut, dua rumah warga dilaporkan terbakar. Kedua rumah itu diketahui milik Achmad Ma’mun Nawawi dan Deden Supriatna.

Selain dua rumah yang terbakar, empat rumah lainnya yang ditempati Rachmat, Mulyana Hidayat, Yusup Muhidin, dan Eni sebagai penghuni kontrakan turut terdampak. Keempat rumah tersebut mengalami kerusakan ringan akibat kejadian tersebut.

Kebakaran juga menyebabkan delapan warga mengalami gangguan pernapasan. Mereka masing-masing Nurjanah, Otra Koswara, Tinah, Berlin, Pajar, Uni, Tatang, dan Nyai Nurohmah. Para korban kemudian mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 25 menit. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan selama kurang lebih 40 menit untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Hingga kini, penyebab kebakaran maupun nilai total kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Turun ke Lokasi

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut.
Politisi dari PDI Perjuangan yang juga legislator dari daerah pemilihan Bogor Selatan itu datang dengan membawa bantuan berupa makanan, air mineral, dan susu untuk disalurkan kepada warga yang terdampak.

โ€œSetelah mendapat laporan dari warga, saya langsung ke lokasi kebakaran dengan membawa bantuan untuk korban,โ€ kata Dadang, saat di konfirmasi trimedianews, Selasa, 15 September 2026.

Ia mengatakan, selain bantuan kebutuhan dasar, pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait, untuk memastikan warga yang membutuhkan perawatan medis mendapatkan penanganan.

โ€œBantuan untuk pengurusan warga di rumah sakit juga diberikan dengan koordinasi bersama Kadinkes. Saya juga sudah meminta pihak Dukcapil agar segera membantu penggantian dokumen data diri korban kebakaran,โ€ ujarnya.

Menurut Dadang, kebutuhan para korban saat ini masih cukup banyak. Karena itu, dia mengajak berbagai pihak untuk ikut memberikan bantuan, khususnya kebutuhan sehari-hari para korban.

โ€œKami mengharapkan semua pihak bisa memberikan bantuan karena masih dibutuhkan seragam, pakaian layak pakai, makanan, susu anak, termasuk kebutuhan perempuan,โ€ katanya.

Korban Mengungsi di Rumah Kerabat
Untuk sementara, warga yang rumahnya terdampak kebakaran ditampung di rumah tetangga maupun kerabat di sekitar RW 17.

Dadang menyebut terdapat sejumlah warga yang mengalami sesak napas, sementara sebagian lainnya dilaporkan mengalami luka akibat sengatan listrik dan telah mendapatkan perawatan medis.

โ€œDi rumah tetangga dan saudaranya di RW 17, ada beberapa korban sesak napas. Ada juga yang terkena sengatan listrik dan dirawat di RS Melania, RS Vania, dan RS BSH Tajur,โ€ tuturnya.

Selain memastikan kebutuhan medis dan logistik korban, Dadang juga menyatakan akan mengawal pengajuan bantuan pemerintah untuk membantu proses pemulihan rumah warga yang terbakar.

โ€œSaya minta agar kelurahan segera mengajukan BSTT untuk perbaikan rumah yang terbakar dan memberikan bantuan untuk tempat tinggal sementara bagi para korban,โ€ katanya.

Dadang menambahkan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kota Bogor dan Wali Kota Bogor agar pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan kepada warga terdampak.

โ€œKami akan terus mengawal agar bantuan dari Pemkot Bogor bisa segera diberikan kepada korban kebakaran,โ€ pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca