Kota Bogor.Dinamika internal GP Ansor Kota Bogor kembali menjadi perhatian. Ada tiga persoalan penting yang dinilai perlu segera mendapatkan perhatian serius, yakni kesolidan anggota, manajemen organisasi, serta pelaksanaan tugas dan fungsi pengurus. Ketiga persoalan tersebut dinilai memiliki kaitan erat dengan keberlangsungan organisasi. Jika tidak segera dibenahi, kondisi itu dikhawatirkan dapat memengaruhi konsolidasi dan kepercayaan kader terhadap organisasi.
Pertama, persoalan kesolidan anggota. Kesolidan dinilai bukan sekadar hadir dalam kegiatan organisasi. Lebih dari itu, diperlukan komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama untuk menjalankan agenda organisasi.
Fahrizal menilai, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai membuat kepentingan organisasi terabaikan.
โYang paling penting sekarang adalah bagaimana seluruh kader dan pengurus kembali membangun kesolidan. Perbedaan itu biasa dalam organisasi, tetapi jangan sampai kepentingan organisasi dikalahkan oleh kepentingan pribadi atau kelompok,โ ujar Fahrizal, Selasa (15/09/2026).
Kedua, soal manajemen organisasi. Menurut Fahrizal, manajemen menjadi fondasi penting agar roda organisasi berjalan sesuai aturan dan tujuan yang telah ditetapkan. Komunikasi antarpengurus, koordinasi program, serta mekanisme pengambilan keputusan harus berjalan secara transparan dan melibatkan struktur organisasi sesuai kewenangannya.
โKalau manajemen organisasi tidak solid, program sebagus apa pun akan sulit berjalan. Karena itu, harus ada pembenahan dan konsolidasi. Semua harus kembali pada aturan dan kepentingan organisasi,โ katanya.
Ketiga, pelaksanaan tugas dan fungsi pengurus. Fahrizal menilai setiap posisi dalam struktur organisasi memiliki amanah dan tanggung jawab. Karena itu, tugas dan fungsi tersebut tidak boleh hanya menjadi formalitas dalam struktur kepengurusan.
โJangan sampai ada tugas dan fungsi yang diabaikan. Setiap pengurus punya amanah. Kalau semuanya menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, organisasi akan lebih mudah bergerak dan konflik bisa diminimalisasi,โ tegas Fahrizal.
Fahrizal berharap dinamika yang terjadi dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi internal.
Menurutnya, GP Ansor Kota Bogor membutuhkan kepemimpinan dan manajemen yang mampu merangkul seluruh kader serta menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan lainnya.
โIni bukan soal siapa yang menang atau siapa yang kalah. Ini soal masa depan organisasi. Kalau ingin GP Ansor Kota Bogor kuat, maka tiga hal ini harus dibenahi: soliditas kader, manajemen organisasi, dan pelaksanaan tugas serta fungsi,โ pungkasnya.
(ddy)
Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

