trimedianews.com — Kota Bogor.Ummat Islam yang tergabung dalam Majlis Ukhuwah Bogor Raya menggelar Aksi Damai, Al Aqsho Memanggil, Aksi Bela Palestina dan Al Aqsho di Halaman Tugu Kujang, Kota Bogor pada Jum’at (10/04/2026).

Massa aksi berkumpul di Halaman Masjid Raya Bogor selepas Shalat Jum’at untuk melakukan aksi longmarch mulai dari Masjid Raya Bogor sampai Halaman Tugu Kujang Kota Bogor.

Massa aksi membawa banner-banner dan pamflet, salah satunya bertuliskan “Save Al Aqsho Free Palestine”.

Dalam aksi tersebut, KH. Ahmad Shobri Lubis selaku Ketua umum Persada 212 menyampaikan harapannya agar pemerintah Indonesia memahami posisi sebagai negara dengan mayoritas umat Islam terbesar di dunia.

“Indonesia ini negara mayoritas umat Islam terbesar di dunia. Jadi pemerintah harus mewakili aspirasi dan perasaan mayoritas rakyat dalam menyikapi persoalan Palestina,” ujarnya.

Ia juga menegaskan agar pemerintah tidak berjalan berlawanan dengan aspirasi masyarakat.

“Jangan sampai pemerintah dengan rakyat tidak seiring sejalan. Apalagi kita sudah dibungkus dengan konstitusi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar isu ini tidak dianggap remeh karena dapat berdampak luas.
“Ini urusan yang sangat sensitif. Jangan dianggap remeh, karena bisa berdampak besar di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Habib Muhammad Alattas, L.c. MA. selaku Ketua Umum FPI dalam orasinya menyampaikan pandangannya terkait dinamika global serta pentingnya persatuan umat Islam.

“Kekuatan umat Islam tidak boleh dipecah belah. Jika umat bersatu, maka akan lahir kekuatan besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi Masjid Al-Aqsa serta pentingnya menjaga solidaritas umat.

“Kita harus terus menjaga kepedulian terhadap Al-Aqsa dan Palestina, serta memperkuat persatuan umat dalam menghadapi berbagai tantangan,” katanya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk aktif menyuarakan dukungan melalui berbagai media.

“Gunakan media untuk menyebarkan informasi dan dukungan terhadap Palestina. Ini bagian dari perjuangan kita bersama, sebarkan informasi tentang kekalahan Amerika dan Eropa, lanjutkan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel dan sekutunya.” tambahnya.

(Abdullah, Galuh)

Tinggalkan Balasan