trimedianews.com – Kota Bogor.Aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan 1.030 peserta digelar di Kota Bogor dan diawali dengan apel bersama di area parkir Mall Botani Square, Senin (16/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono. Mereka juga didampingi oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachimm, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, serta jajaran Forkopimda Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Hanif sangat mengapresiasi atas antusiasme masyarakat serta kekompakan jajaran Forkopimda Kota Bogor.
“Saya sudah dari kota ke kota. Hari ini, dengan koordinasi yang mendesak, Kota Bogor hadir lengkap bersama Forkopimda, sehingga kegiatan korvenya paling lengkap dan tata kelola kotanya paling baik,” ujar Hanif.
Hanif menambahkan, para kepala daerah didorong untuk bergerak aktif dalam melaksanakan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) melalui kolaborasi dengan TNI, Polri, serta unsur lainnya.
Hanif berharap, keharmonisan seluruh elemen di Kota Bogor dalam menjaga kebersihan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Sementara, Wali Kota Bogor, Dedie A.Rachim mengatakan bahwa Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup bersama wakil dan jajaran memperkuat komitmen Kota Bogor untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang bersih dan terus berupaya menyelesaikan sampah dari hulu ke hilir.
“Alhamdulillah hari ini kita bersih-bersih dan antusias para peserta sungguh luar biasa, membludak. Pada Jumat kemarin kita semua telah melakukan korve di wilayah Surya Kencana dan sekitarnya, alhamdulillah kondisinya sudah lebih terkendali dan lebih bersih,” ujarnya.
Ikhtiar dalam menjaga Kota Bogor tetap bersih ditegaskan Dedie Rachim, di antaranya kebijakan Kota Bogor terkait pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, menyediakan 30 TPS3R, dan tidak kurang 170 bank sampah.
Namun demikian, jumlah tersebut dinilai Dedie Rachim masih kurang mengingat timbunan sampah Kota Bogor per hari mencapai 1000 ton dan yang bisa diolah kurang lebih sekitar 30 sampai 35 persen.
“Kami tetap menginginkan kebersihan menjadi gerakan masyarakat. Semua memiliki kesadaran, tanggung jawab, dan berkontribusi menjaga kebersihan sesuai dengan program yang dicanangkan Presiden, yaitu ASRI. Kota Bogor selalu mendukung program nasional,” kata Dedie Rachim.
(Dody)

