Banner Donasi Pengembangan Media
Headlines

MER-C Laporkan Tiga Korban Syahid di RS Indonesia Akibat Serangan Terbaru Israel

Tangkapan layar Mer-C.org

trimedianews.com – Gaza.Serangan terbaru Israel di Jalur Gaza telah menimbulkan korban jiwa yang tragis. Dari sekitar 13 korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, tiga di antaranya dinyatakan syahid. Informasi ini disampaikan oleh Ketua Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-8, dr. Tonggo Meaty Fransisca, yang saat ini sedang bertugas di lokasi, seperti dikutip dari Mer-c.org pada Rabu (18/3/2025)

“Korban syahid bertambah menjadi tiga orang,” ungkap dr. Tonggo. Ia juga menambahkan bahwa tim EMT yang berada di Jalur Gaza merasakan getaran dari puluhan bom yang dijatuhkan oleh Israel sejak pukul 02.00 waktu setempat, menggambarkan situasi mencekam yang dihadapi di lapangan.

Serangan terbaru ini tidak hanya menyebabkan tiga orang syahid tetapi juga telah mengakibatkan ratusan korban lainnya baik yang tewas maupun luka-luka, terutama di wilayah Beit Hanoun, Beit Lahia, serta di Al Mawasi, Khan Yunis. Menurut pernyataan dari Kantor Media Pemerintah Gaza, sebagian besar korban adalah perempuan, anak-anak, dan orang tua, menyoroti dampak kemanusiaan yang besar dari kekerasan tersebut.

Pernyataan ini juga menandai berakhirnya gencatan senjata yang telah disepakati sejak 19 Januari 2025. Dalam konteks ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz telah mengumumkan dimulainya kembali operasi militer.

Tim EMT MER-C ke-8 bersama dengan tim medis lokal terus berupaya memberikan perawatan maksimal kepada para korban yang tersisa, meskipun menghadapi tantangan signifikan dalam situasi yang berbahaya ini.

Sebagai organisasi sosial kemanusiaan yang fokus pada kegawatdaruratan medis, MER-C mengingatkan pentingnya solidaritas dan upaya bersama untuk membantu mereka yang terjebak dalam konflik ini. Situasi di Jalur Gaza membutuhkan perhatian global lebih lanjut, terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan perlindungan kepada warga sipil.

(Fhirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *