trimedianews.com – Kota Bogor.Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim melakukan kunjungan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pondok Rumput, Jalan Pondok Rumput, Kota Bogor, Kamis (5/2/2026).

Dalam kunjungannya, Yantie Rachim meninjau langsung proses pendistribusian MBG kepada para siswa. Menu MBG yang disajikan pada hari tersebut terdiri dari nasi, ayam goreng, tahu goreng, sayur timun, dan jeruk.

Yantie Rachim menegaskan pentingnya penerapan kebersihan sebelum makan guna menjaga kesehatan anak-anak.

“Yang paling penting itu memastikan anak-anak mencuci tangan dengan bersih sebelum mulai makan apabila mereka tidak membawa alat makan,” ujarnya.

Ia mengatakan, peran aktif aparatur wilayah dalam memantau secara rutin pelaksanaan MBG di setiap sekolah itu sangat diperlukan untuk memastikan tidak ada kendala yang dialami.

“Saya minta kepada Bu Lurah agar bisa mengunjungi sekolah-sekolah minimal seminggu sekali untuk melihat menunya dan menyampaikan apabila ada kendala, baik menu yang kurang disukai anak-anak maupun masukan dari mereka,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yantie Rachim juga berdiskusi kepada para siswa. Ia bertanya langsung kepada siswa terkait preferensi sayur, dan sebagian besar siswa menyampaikan lebih menyukai sayur matang seperti sop.

“Hal seperti ini memang perlu ditanyakan kepada anak-anak. Sayur sangat bermanfaat bagi tubuh, jadi anak-anak boleh menyampaikan makanan yang mereka sukai agar bisa makan dengan lahap dan tidak ada makanan yang terbuang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk segera melapor kepada guru apabila terdapat kendala pada makanan, seperti rasa atau aroma yang kurang baik, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Usai meninjau sekolah, Yantie Rachim melanjutkan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kebon Pedes untuk melihat langsung proses pengolahan MBG di dapur. Menurutnya, proses memasak telah dilakukan secara higienis dan sistematis.

Namun demikian, ia berharap agar dalam pelaksanaan MBG yang berlangsung lima kali dalam seminggu, satu hari dapat dialokasikan untuk menyesuaikan menu dengan preferensi anak-anak.

“Respon anak terhadap preferensi menu harus dipertimbangkan dan yang terpenting adalah memastikan anak-anak makan dengan baik dan gizinya terpenuhi. Karena itu, pemantauan terhadap makanan dan respon anak-anak harus terus dilakukan,” tegasnya.

(Dody)

Tinggalkan Balasan