SMPN 1 Rancabungur, Kab.Bogor

trimedianews.com – Kab.Bogor.Sorotan publik belakangan ini dengan panasnya gonjang – ganjing di SMPN 1 Rancabungur Kabupaten Bogor, pihak Sekolah pun angkat bicara untuk mengklarifikasi segala hal yang menjadi perbincangan di beberapa pemberitaan dan media sosial.

” Dengan ini kami menyampaikan bahwa sekolah (SMPN 1 Rancabungur_red) memiliki berbagai program unggulan yang dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, pembinaan karakter, serta prestasi peserta didik. Salah satu program utama sekolah adalah kegiatan pembinaan karakter dan literasi pagi yang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 06.30 sampai dengan 07.45 WIB.”

” Kegiatan ini bertujuan membentuk peserta didik yang disiplin, berakhlak mulia, cinta literasi, serta memiliki karakter positif. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan sesuai dengan keyakinan dan agamanya masing-masing. Peserta didik yang beragama lain tetap mendapatkan kesempatan dan pembinaan untuk melaksanakan kegiatan keagamaannya secara bersamaan dengan penuh toleransi dan saling menghormati,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 1 Rancabungur Kabupaten Bogor, Dr Hj. Siti Hodijah melalui keterangan pers yang diterima trimedianews.com, Senin (18/05/2026).

Siti Hodijah juga menyampaikan, sehubungan dengan adanya informasi yang sedang ramai saat ini. Untuk kegiatan Education Planning Plus (ETP) sendiri juga sudah dibatalkan melalui surat yang sudah dikeluarkan dari komite sekolah.” Dirinya pun menjelaskan terkait adanya peristiwa marah – marah kepada siswa – siswi disekolah.”

” Untuk ETP sudah dibatalkan, dan adanya tindakan yang menyebutkan bahwa Kepala Sekolah marah-marah terkait kegiatan ETP.” Bersama ini kami menyampaikan klarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Saya selaku Kepala sekolah, tidak melakukan tindakan marah-marah. Melainkan memberikan arahan, pembinaan, dan edukasi kepada peserta didik secara tegas namun tetap mendidik terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang akhir-akhir ini mulai mengalami penurunan.”

” Ya tidak ada marah – marah apalagi sampai gebrak meja kepada anak – anak berkaitan dengan ETP. Namun saat itu sedang arahan perihal kondisi kebersihan kelas. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik, khususnya karakter peduli lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab terhadap kebersihan sekolah,” jelas Siti Hodijah.

Kepala Sekolah juga menegaskan, sebagai sekolah yang memiliki budaya cinta kebersihan lingkungan, SMPN 1 Rancabungur terus menerapkan program Zero Sampah, di mana setiap siswa dibiasakan untuk mengelola sampahnya masing-masing di kelas serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara bersama-sama.”

” Program ini telah menjadi budaya positif sekolah dan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dibangun agar peserta didik memiliki kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, apa yang disampaikan kepala sekolah semata-mata merupakan bentuk perhatian dan pembinaan edukatif demi menjaga budaya bersih, sehat, dan nyaman di lingkungan sekolah,” jelas Siti Hodijah.

Untuk itu lanjutnya, kami mengimbau kepada seluruh orang tua/wali peserta didik agar selalu bijak dalam menerima dan menanggapi setiap informasi yang beredar dari pihak manapun. Apabila terdapat hal-hal yang belum jelas atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut, diharapkan dapat melakukan konfirmasi langsung kepada pihak sekolah atau komite sekolah sehingga informasi yang diterima benar, utuh, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.”

” SMPN 1 Rancabungur senantiasa terbuka terhadap komunikasi, masukan, serta koordinasi yang baik dengan seluruh orang tua demi terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif, harmonis, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Mari bersama-sama menjaga suasana yang positif, saling menghormati, serta mendukung program-program sekolah demi kemajuan dan keberhasilan anak-anak kita bersama,” tutup Siti Hodijah.

(Dody)

Tinggalkan Balasan