trimedianews.com – Bogor.Terkait kondisi republik hari ini, BEM Universitas Muhammadiyah Bogor Raya mengajak seluruh elemen mahasiswa, masyarakat, petani, buruh, pemuda, serta seluruh kelompok masyarakat sipil untuk membangun konsolidasi daerah.
Dengan tema:
“BEM UMBARA Merespons Kondisi Republik Konsolidasi Daerah untuk Membenahi Negara dan Menggugat Arah Republik.”
Presiden Mahasiswa BEM Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Muhamad Afif Zaelani, mengatakan “bahwa kondisi republik hari ini sedang menghadapi berbagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat.
Di tengah daya beli masyarakat yang terus menurun, ancaman kenaikan harga BBM yang selalu menghantui rakyat, sulitnya lapangan pekerjaan, mahalnya biaya pendidikan, maraknya korupsi, serta ketimpangan sosial yang semakin melebar, pemerintah justru disibukkan dengan berbagai kebijakan yang menuai kontroversi dan penolakan publik”, ujarnya saat dihubungi trimedianews pada 10 Juni 2026.
Dia menambahkan “Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan kebangsaan yang semakin dirasakan masyarakat, Sudah saatnya mahasiswa tidak hanya menjadi penonton. Sudah saatnya rakyat tidak berjalan sendiri-sendiri. Melalui konsolidasi daerah, kita satukan gagasan, kekuatan, dan keberanian untuk mengawal demokrasi, membela kepentingan rakyat, serta mengingatkan negara agar kembali berjalan sesuai cita-cita republik”, ungkapnya.
Melalui seruan ini, BEM UMBARA menegaskan komitmennya untuk berdiri di garis depan bersama rakyat. Konsolidasi yang akan digelar tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan catatan kritis terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi poros gerakan nyata dalam menyelamatkan demokrasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang kian terhimpit.
(Fhirman)
