Bogor.Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bogor memprotes pemblokiran rekening seorang aktivis di Bank Mandiri. Mereka mempertanyakan dasar pemblokiran serta meminta pihak bank memberikan penjelasan secara terbuka.
Aliansi menilai pemblokiran rekening tersebut perlu dijelaskan secara transparan, terutama mengenai alasan, dasar hukum, serta mekanisme yang menjadi dasar tindakan perbankan tersebut.
Mereka meminta Bank Mandiri tidak hanya menyatakan bahwa pemblokiran dilakukan sesuai prosedur, tetapi juga menjelaskan prosedur dan dasar aturan yang digunakan.
Salah satu pimpinan Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, mengatakan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga memperoleh penjelasan dari pihak Bank Mandiri.
“Kami akan terus melakukan aksi di depan Bank Mandiri sampai Kepala Cabang Bank Mandiri sendiri bisa menemui kami dan menjawab tuntutan kami secara langsung,” kata Beni, Senin, 07 September 2026.
Menurut Beni, pihaknya tidak meminta perlakuan khusus, melainkan meminta kejelasan mengenai pemblokiran rekening tersebut.
“Kami tidak datang untuk meminta-minta. Kami datang untuk menuntut kejelasan. Kalau Bank Mandiri merasa semuanya benar, silakan Kepala Cabang keluar, temui kami, dan jelaskan di hadapan publik,” ujarnya.
Aliansi juga menyatakan akan menggelar aksi sebagai bentuk protes. Dalam aksi tersebut, massa berencana membawa sejumlah spanduk, salah satunya bertuliskan “Boikot Bank Mandiri”.
Meski demikian, mereka menyatakan aksi akan dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Beni menegaskan pihaknya akan tetap menyampaikan kritik dan aspirasi terkait persoalan tersebut.
“Jangan berharap kami diam hanya karena yang kami hadapi Bank Mandiri. Kami akan terus bersuara dan mengawal sampai persoalan ini mendapatkan jawaban yang jelas,” katanya.
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bogor meminta Bank Mandiri memberikan klarifikasi mengenai status rekening yang diblokir, termasuk dasar dan alasan tindakan tersebut.
Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
