Kota Bogor.Pergantian Kapolresta Bogor Kota menjadi momentum untuk kembali membuka perkara dugaan aliran dana Rp 7 Miliar yang dikaitkan dengan KPU Kota Bogor.
Fahrizal, yang selama ini menjadi pelapor dalam perkara tersebut, mendesak Kapolresta Bogor Kota yang baru untuk memeriksa DS sebagai saksi kunci.
Menurut Fahrizal, keterangan DS penting untuk mengurai rangkaian perkara dan menelusuri dugaan aliran dana yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.
โKapolres baru harus periksa DS. Kalau ingin kasus ini terang, jangan ada saksi penting yang dilewatkan. Panggil, periksa, dan dalami keterangannya berdasarkan alat bukti yang ada,โ ungkap Fahrizal, Rabu (30/09/2026).
Fahrizal menyebut pemeriksaan DS dapat menjadi salah satu langkah untuk membuka titik terang perkara yang telah cukup lama menjadi sorotan.
Pergantian pimpinan kepolisian, kata dia, seharusnya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kembali perkara-perkara yang belum memperoleh kejelasan.
โSaya minta Kapolres baru jangan hanya menerima laporan lama. Lihat kembali perkara ini dari awal. Periksa saksi-saksi yang relevan, termasuk DS, agar fakta sebenarnya bisa terungkap,โ katanya.
Perkara dugaan Rp7 Miliar tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian publik. Fahrizal berharap proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti.
Kini pertanyaannya, apakah Kapolresta Bogor Kota yang baru akan memanggil DS dan membuka kembali titik-titik yang selama ini belum terang?.
Fahrizal menegaskan, periksa DS, telusuri aliran dana, dan bongkar perkara ini sampai terang.
(ddy)
Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
