Kab.Bogor.Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terbuka dalam menerima seluruh aspirasi masyarakat terkait konflik pertanahan dan reforma agraria. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bogor, H. Ade Ruhandi (Jaro Ade), usai menerima perwakilan massa aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (24/9/2026).
Aksi demo yang digelar oleh gabungan massa Forum Rakyat Bogor Raya (FORBORA) dan Gerakan Masyarakat Sukamulya Rumpin (GEMASR) tersebut membawa sejumlah poin tuntutan mendesak, mulai dari transparansi penerbitan Hak Guna Usaha (HGU), penyelesaian sengketa lahan, hingga penolakan skema Bank Tanah.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @jaro_ade, Wakil Bupati Bogor mengonfirmasi bahwa jalannya audiensi berlangsung konstruktif dengan melibatkan jajaran dinas terkait serta representasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Saya menerima penyampaian aspirasi dari FORBORA yang terdiri dari unsur mahasiswa, masyarakat, dan petani. Bersama jajaran Kepala SKPD terkait dan BPN, kami mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang disampaikan,” tulis Ade Ruhandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9/2026).
Ia menegaskan bahwa Pemkab Bogor menyambut baik dialog interaktif tersebut sebagai bentuk transparansi dan bukti hadirnya pemerintah di tengah persoalan warga. Seluruh dokumen tuntutan yang diserahkan akan dipelajari lebih lanjut oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
“Kami menerima dengan baik seluruh aspirasi tersebut sebagai bagian dari keterbukaan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap suara masyarakat. Berbagai hal yang disampaikan akan menjadi bahan untuk ditelaah dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Secara khusus, lantaran momentum aksi bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September, orang nomor dua di Kabupaten Bogor tersebut turut menyampaikan penghormatan dan apresiasinya kepada seluruh insan pertanian di Tanah Air.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Tani Nasional. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang terus bekerja dan berjuang menjaga ketahanan pangan. Semoga petani Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor, semakin maju, mandiri, sejahtera, dan terus menjadi kekuatan penting bagi pembangunan bangsa,” tutupnya.
Pernyataan ini mempertegas komitmen Pemkab Bogor untuk menjembatani persoalan agraria di daerah secara bertahap melalui koordinasi lintas instansi dan penyederhanaan layanan pertanahan bagi masyarakat.
(Fhirman)
Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

