Dua tahun lalu kalian datang memanggil kami satu per satu. Kami diperiksa, dimintai keterangan, dan diminta berkata jujur.
Hari ini kami bertanya:
Kemana Polisi?
Kemana Jaksa?
Kami pernah takut. Kami pernah hidup dalam tekanan. Tetapi kami memilih membuka semuanya dan berkata apa adanya.
Kini, setelah kami terbuka dan memberikan keterangan, mengapa seolah tidak ada lagi kejelasan?
Jangan biarkan kejujuran menjadi sia-sia. Jangan biarkan mereka yang memilih berbicara justru ditinggalkan.
Kami telah memenuhi kewajiban kami.
Sekarang giliran aparat penegak hukum memberikan kepastian kepada publik: apakah perkara ini dilanjutkan sesuai hukum atau dihentikan secara resmi dengan dasar yang jelas.
Kami sudah bicara.
Sekarang, giliran kalian menjawab.
Sumber : Fahrizal
(dody)
