Kab.Bogor.Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Gandrung Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) sukses memukau ratusan penonton lewat pementasan drama teater bertajuk “KAPALANGRANG”. Pertunjukan seni pertunjukan terbuka ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut pada 1-2 Agustus 2026 di Halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah, Bogor.

Pementasan ini disutradarai oleh Dzuliannarta, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Teater Gandrung UMBARA. Lakon KAPALANGRANG menghadirkan potret nyata perjuangan seorang gurandil (penambang emas lokal/tradisional) yang mata pencahariannya ditutup secara mendadak oleh pemerintah, namun dibiarkan begitu saja tanpa diberikan alternatif pekerjaan atau solusi lanjutan untuk bertahan hidup.

“Lewat pementasan KAPALANGRANG, kami ingin menyuarakan suara-suara rakyat kecil yang sering terabaikan. Panggung teater bukan sekadar hiburan, melainkan cermin sosial dan sarana untuk menyampaikan kegelisahan atas ketimpangan yang terjadi di sekitar kita,” ujar Dzuliannarta, Sutradara & Ketua Umum Teater Gandrung UMBARA.

Selain mengangkat jalan cerita utama tentang nasib gurandil, lakon ini dikemas dengan adegan-adegan satire yang secara halus namun tajam menyentil fenomena sosial-politik nasional. Dalam dialog dan dinamika panggungnya, Teater Gandrung UMBARA menyenggol efektivitas program bantuan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum menyelesaikan akar masalah ekonomi rakyat.

Tak hanya itu, pementasan ini turut menyoroti praktik korupsi, hadirnya berbagai kebijakan publik yang dinilai tidak masuk akal, serta isu perampasan aset. Di sisi lain, pertunjukan ini menyentil sikap pemerintah dan parlemen yang dinilai terus menunda-nunda pembahasan serta pengesahan RUU Perampasan Aset, sehingga menciptakan ketimpangan hukum di tengah masyarakat.

Melalui karya ini, Teater Gandrung UMBARA menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan panggung seni sebagai ruang aspirasi rakyat dan kontrol sosial. Dzuliannarta berharap pementasan ini dapat menggugah kesadaran kritis para penonton, terutama kalangan muda, agar senantiasa peduli terhadap kebijakan publik dan nasib masyarakat di tingkat akar rumput.

(Fhirman)


Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca