Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Muhammadiyah Bogor Raya.

trimedianews.com – Bogor.BEM UMBARA bersama seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) sepakat menggelar Program Sarmak Ramadan (Ramadhan Mengabdi) sebagai bentuk respon kolektif atas kondisi sosial yang masih jauh dari kata ideal. Program ini dilaksanakan pada 1–7 Maret 2026, sebagai momentum konsolidasi besar gerakan.

Hingga hari ini, program Ramadhan Mengabdi telah berjalan kurang lebih dua hari, dan mahasiswa telah turun langsung ke tengah masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat, untuk memastikan bahwa gerakan ini tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar hadir dalam kerja nyata.

Realitas sosial yang kami temukan di lapangan kembali menegaskan satu hal masih banyak anak-anak yang belum dapat merasakan bangku pendidikan. Keterbatasan ekonomi memaksa mereka memilih jalan mengamen dan bekerja di ruang-ruang publik. Ini bukan sekadar persoalan individu, melainkan kegagalan sistemik dalam menjamin hak-hak fundamental warga negara.

Atas dasar itu, Ramadhan Mengabdi kami maknai sebagai representasi gerakan mahasiswa, sekaligus tanggung jawab moral intelektual. Mahasiswa tidak boleh menjadi penonton atas penderitaan rakyat. Inilah wujud peran mahasiswa sebagai agent of change dan kontrol sosial yang memastikan denyut kehidupan masyarakat tetap diperjuangkan.

Adapun kegiatan selama kurang lebih 7 hari pelaksanaan, dengan dua hari awal yang telah berjalan, kami menghadirkan beberapa agenda utama:

  • Konsoling Dan Pendampingan Masyarakat
    Penyediaan ruang konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat terkait persoalan sosial dan pendidikan yang selama ini kerap terabaikan.
  • Sekolah Rakyat
    Ruang belajar alternatif sebagai upaya pemenuhan hak fundamental anak-anak bangsa, terutama bagi mereka yang tersingkir dari pendidikan formal.
  • Program Puncak Ramadhan Mengabdi
  • Kolaborasi multisektor
  • Santunan anak yatim
  • Pembagian takjil untuk masyarakat

Seluruh rangkaian ini bukan untuk menggantikan peran negara, melainkan menegur dengan kerja nyata bahwa mahasiswa bergerak ketika negara seharusnya hadir lebih dulu, Melalui program Ramadhan Mengabdi, kami kembali menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar

  • Bertanggung jawab dan serius menangani persoalan hak-hak fundamental masyarakat, khususnya akses pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
  • Tidak menutup mata terhadap kondisi sosial yang masih terjadi di Bogor Barat.
  • Hadir secara konkret serta mendukung dan memperkuat program-program kerakyatan, termasuk inisiatif mahasiswa yang telah terbukti berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ramadhan Mengabdi adalah pengingat keras namun bermartabat bahwa mahasiswa masih setia pada nurani, bahwa solidaritas belum mati,dan bahwa pemerintah tidak boleh lagi abai atas mandat rakyat.

Sumber : BEM UMBARA

(Dody)

Tinggalkan Balasan