trimedianews.com – Kab.Bogor.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor saat ini sedang dalam proses seleksi atlet. Masa proses seleksi tersebut dilaksanakan pada 18-27 Mei 2026 dan pengumuman atlet yang diterima pada 5 Juni 2026 mendatang.
Namun salah satu program pembinaan dan pelatihan bagi atlet-atlet muda berprestasi tersebut banyak menuai komentar – komentar negatif terutama dalam cabang olahraga (Cabor) Sepakbola.
Dari beberapa tanggapan negatif yang dihimpun awak media dalam kolam komentar media sosial (medsos) PPOPM Kabupaten Bogor tersebut diantaranya menyebutkan kejanggalan dalam proses seleksi Cabor Sepakbola, dari mulai adanya calon atlet titipan, proses teknis seleksi yang tidak jelas hingga tim penilai yang tidak sopan sambil merokok dalam proses penilainya (instagram PPOPM Kabupaten Bogor_red).
Tak sampai sebatas komentar negatif dalam medsos saja. Informasi dilokasi seleksi pada Cabor Sepakbola yang dilaksanakan dilapangan luar Pakansari menjadi sorotan negatif.
” Tim penilainya ko bisa berintraksi saling akrab sama orangtua terutama yang lolos. Karena langsung dikasih tau hasil yang lanjut seleksi,” ungkap salah seorang peserta seleksi, Senin (18/05/2026).
” Parah lagi itu Coach penilai ko bisa sambil ngerokok si. Ga jelas banget,” tambahnya.
Sementara merespon komentar dalam medsos admin medso PPOMP memberikan jawaban diantaranya terima kasih masukan saran dan kritiknya, jika ada hal seperti titipan dan suap, silakan laporkan beserta dengan bukti. Kami akan evaluasi dari Cabor Sepakbola (inti jawaban adm medsos PPOPM Kabupaten Bogor_red).
Terpisah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Asnan, AP, M.Si menanggapi proses seleksi dan komentar negatif medsos PPOPM Kabupaten Bogor untuk konfirmasi ke UPT PPOPM Kabupaten Bogor.
” Nanti ke UPT PPOPM saja ya,” jawab Asnan singkat melalui pesan Whatsapp, (19/05/2026).
Diketahui saat ini proses seleksi atlet PPOPM Kabupaten Bogor sudah tahap yang ketiga, pertama seleksi administrasi, tes kecabangan, dan tes kesehatan.
(ddy)

