trimedianews – Kota Bogor.Memperingati Hari Jadi Bogor yang ke 544, organisasi Pengawal Sejarah Kebangsaan menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan nasi boks kepada para sopir angkutan kota (angkot), di seputaran Museum Perjuangan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Aksi sosial ini, dengan target, pengemudi ojek, tukang becak, serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus ajakan untuk memperkuat semangat berbagi di momentum peringatan hari jadi Kota Bogor.
Aksi sosial berlangsung di sejumlah titik di Kota Bogor. Para relawan turun langsung menyapa dan membagikan paket makanan kepada para pekerja sektor informal yang tetap beraktivitas mencari nafkah.
Di sisi lain, santunan juga diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Ketua Pengawal Sejarah Kebangsaan, A. Bunyamin, mengatakan peringatan Hari Jadi Bogor tidak seharusnya hanya diwarnai kegiatan seremonial.
Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Hari Jadi Bogor bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah kota, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama para pekerja yang setiap hari berjuang di jalan serta anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian,” ujar Ketua pengawal sejarah kebangsaan, A. Bunyamin, Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia menambahkan, menjaga dan menghargai sejarah bangsa harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Karena itu, Pengawal Sejarah Kebangsaan berkomitmen untuk terus menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, Pengawal Sejarah Kebangsaan berharap semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, selain itu, kegiatan ini juga pihaknya akan menggelar wawasan kebangsaan mengenai sejarah dan perjuangan.
Dengan demikian, peringatan Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan serta menumbuhkan budaya saling berbagi demi mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju, harmonis, dan berkeadilan.
(Wawan.S)
