Leuwiliang. kaum dan Saptamarga mendatangi kantor PDAM cabang Leuwiliang Kab.Bogor, pada Senin, 24 Agustus 2026. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lumpuhnya layanan air bersih yang telah mati total selama enam bulan terakhir.
Koordinator lapangan perwakilan warga, N. Rizal, menegaskan bahwa krisis air ini sudah berada di tingkat yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kedatangan warga ke kantor pengelola merupakan langkah akhir setelah berbagai kendala dibiarkan tanpa kepastian.
“Kami ingin menyampaikan aspirasi terkait masalah air yang sudah 6 bulan terakhir mati total. Air ini adalah masalah yang vital dan fatal. Kami berharap ke depan ini tidak lagi terjadi,”ujar Rizal saat diwawancara.
Ironi di Tengah Sumber Daya Melimpah
Warga mengungkapkan kekecewaan mendalam karena dua alasan utama. Pertama, lokasi pemukiman yang berada di kawasan strategis dekat pusat pemerintahan, kantor kecamatan, dan pusat pasar justru terabaikan dari akses air bersih.
Kedua, secara geografis wilayah tersebut dikelilingi pegunungan dengan curah hujan tinggi serta aliran sungai yang melimpah. Warga menilai matinya pasokan air bukan disebabkan faktor alam, melainkan buruknya tata kelola manajemen.
“Sangat tidak masuk akal. Kalau di Nusa Tenggara Timur terjadi kelangkaan air, kita paham karena daerah itu memang tandus. Sementara daerah kita ini sumber airnya banyak, tapi airnya bisa mati total. Ini persoalan manajemennya yang miss, pengurusnya yang tidak benar,” tambah Rizal.
Tuntutan Perbaikan dan Audiensi dengan PDAM
Dalam aksi tersebut, perwakilan warga diterima langsung oleh Kepala Bagian Teknik PDAM, Haryanto, beserta jajaran dari Bagian Hubungan Pelanggan (Hubla).Melalui audiensi ini, warga mendesak pihak PDAM untuk segera melakukan rekayasa teknis jaringan pipa agar distribusi air ke warga dapat normal kembali. Selain itu, warga juga menuntut agar bagian pelayanan lebih responsif terhadap aduan masyarakat serta transparan dalam pengelolaan jaringan air ke depan.
(Dimas Saputra)
Eksplorasi konten lain dari trimedianews.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
